Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Merawat Luka Bakar, Diabetes, Bernanah yang Baik dan Aman Agar Tidak Infeksi


Hampir semua orang pasti pernah mengalami luka pada bagian tubuh tertentu entah jatuh dari motor, tergores, tersandung maupun luka teriris pisau. Saat kamu terluka pasti yang terlintas di dalam pikiran untuk segera menutup luka dengan plester. Nah, banyak orang yang keliru dalam memberi pertolongan pertama, jika hal tersebut dilakukan akan mengakibatkan infeksi. Lalu bagaimana Cara Merawat Luka Bakar, Diabetes, Bernanah yang Baik dan Aman Agar Tidak Infeksi?

Cara Merawat Luka yang Baik dan Aman Agar Tidak Infeksi


Prinsip Utama Perawatan Luka

Sudah banyak orang yang mengetahui bentuk luka, tetapi tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan luka itu sendiri? Luka merupakan terputusnya jaringan kulit, tulang maupun organ tubuh akibat benturan, goresan, sayatan dan berbagai tindak kekerasan lainnya. 

Merawat luka sekilas memang terlihat sepele untuk dilakukan oleh siapa saja. Perlu kamu ketahui tujuan merawat luka adalah untuk menghentikan pendarahan, mengetahui seberapa parah luka dan cara menyembuha luka itu sendiri. Jadi, merawat luka tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena bisa mengakibatkan infeksi. 

1. Membersihkan/ mencuci Luka

Luka yang tidak mengeluarkan cairan (luka kering) bisa dibersihkan menggunakan teknik swabbing dengan cara ditekan dan digosok pelan-pelan menggunakan kasa steril yang sudah dibasahi dengan NaCl 0,9%. Untuk luka basah yang mudah berdarah, bisa dibersihkan dengan teknik irrigasi dengan cara semprot secara lembut dengan air steril atau NaCl 0.9%. 

Gunakan cairan antiseptik jika terdapat infeksi pada luka agar mempercepat proses penyembuhan. Kamu bisa menggunakan antiseptik feracrylum 1% agar tidak menimbulkan bekas warna, bau dan menghindari reaksi alergi pada kulit sekitar luka. 

2. Pemilihan Balutan Untuk Luka

Pembalut luka adalah sebuah sarana vital yang bertujuan mrngatur kelembaban kulit, membuang jaringan mati dan menyerap cairan yang berlebihan pada luka. Membalut luka merupakan salah satu proses penyembuhan setelah dilakukannya sterilisasi dan pemberian obat pada luka agar tidak ada debu yang masuk dan luka cepat mengering. 

Cara Merawat Luka Bakar, Diabetes dan Bernanah Agar Tidak Infeksi

Cara Merawat Luka Bakar

Luka bakar merupakan cedera rumah tangga yang paling sering terjadi seperti, terkena piringan logam pada serika, knalpot motor maupun mobil, terciprat minyak saat menggoreng, tersiram air mendidih dan lain sebagainya. Sel-sel pada kulit akan mengalami kerusakan akibat terkena paparan benda panas, listrik maupun bahan kimia yang berbahaya. Simak penjelasan dibawah ini untuk lebih jelasnya. 

1. Dinginkan luka dengan memberikan air mengalir, bukan air dingin ya. Setelah itu, oleskan kompres dingin dan basah pada luka untuk mengurangi rasa sakit. 

2. Jika kamu menggunakan cincin atau benda ketat lainnya, lebih baik segera dilepaskan agar tidak mengalami pembengkakan pada luka. 

3. Usahakan jangan sampai lecet. Jika terdapat lepuhan, tunggu sampai lepuhan ini pecah dan segera bersihkan dengan air. Setelah itu, oleskan salep antibiotik. 

4. Oleskan losion yang mengandung pelembap untuk mencegah pengeringan dan memebrikan efek rasa dingin pada luka. 

5. terakhir perban luka menggunakan kasa steril. Balut luka dengan kasa agak longgar untuk menghindari tekanan pada kulit yang terbakar. Pembalutan perban ini berguna untuk mencegah udara, melindungi kulit yang melepuh dan mengurangi rasa sakit. 

Cara Merawat Luka Diabetes

Perlu kamu ketahui bahwa penyebuhan luka akibat penyakit diabetes relatif lama jika dibandingkan dengan penyembuhan luka lainnya. Kenapa bisa begitu? Karena penyembuhan luka diabetes di pengaruhi oleh kadar gula darah yang terlalu tinggi dalam tubuh. Jadi, luka akibat diabetes harus ditangani dengan baik dan tepat, simak penjelasannya dibawah ini ya!

1. Membersihkan luka

Langkah awal yang harus dialkukan adalah membersihkan luka, kamu bisa membersihkan luka dengan air mengalir dan sabun. Keringkan, setelah itu oleskan salep antibiotik sesuai dengan rekomendasi doter agar aman dan luka terbebas dari kuman. Balut luka menggunakan kasa steril, jangan lupa rutin mengganti pembalut luka agar kondisi luka tetap terjaga kebersihannya. 

2. Mengurangi tekanan pada luka 

Dengan mengurangi tekanan sangat memungkinkan luka akan semakin cepat sembuh dan tidak bertambah. 

3. Mengontol kadar gula darah

Salah satu penyebab lamanya proses penyembuhan luka diabetes adalah kadar gula darah yang tidak terkendali. Cara mengontol kadar gula darang dengan merubah pola makan sehat untuk penderita diabetes, olahraga, obat antidiabetes dan suntikan insulin jika diperlukan. Untuk lebih lanjut lagi kamu bisa konsultasikan ke dokter yang bersangkutan. 

4. Memperhatikan asupan makanan

Untuk mempercepat prose penyembuhan, sangat dianjurkan untuk memenuhi asupan nutrisi harian yang sangat berpengaruh pada tubuh. Salah satu nutrisi yang harus dipenuhi adalah protein, protein sangat berguna untuk memperbaiki jaringan kulit dan tubuh yang mengalami kerusakan. Selain itu, kebutuhan kalori, vitamin, serat dan mineral juga penting bagi tubuh. 

Cara Merawat Luka Bernanah

Mengapa cara perawatan luka sangat penting? Karena jika salah melakukan perawatan luka akan mengakibatkan infeksi dan bernanah. Luka yang bernanah harus segara ditangani dengan tepat dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat menimbulkan komplikasi serius. 

Luka bernanah terjadi pada luka yang mengalami peradangan akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus maupun  streptococcus pyogenes. luka bernanah terbentuk akibat penanganan yang tidak steril dan tidak terjaga dengan baik. Jika kamu memiliki luka bernanah yang belum parah, berikut oini cara sederhana merawat luka bernanah yag bisa kamu lakukan dirumah. 

1. Kompres luka dnegan air hangat

Rendam kain pada air hangat yang sudah disiapkan dan kompreskan pada luka, lakukan hal serupa setiap 6 jam sekali selama 30 menit. Dengan mengompres luka bernanah mampu membantu proses pengeringan luka. 

2. Balut luka menggunakan perban

Membalut luka menggunakan perban mampu menjaga kondisi luka agar tetap kering dan luka tetap terjaga kebersihannya. Ganti perban secara teratur sampai nanah keluar agar bakteri yang ada didalamnya tidak menumpuk. 

3. Oleskan salep antibiotik

Untuk mempercepat proses penyembuhan, kamu bisa mengoleskan salep antibiotik pada luka bernanah. Gunakan salep sesuai dengan petunjuk yang ada pada kemasan ya. 

4. Hindari memencet nanah

Mengeluarkan nanah secara paksa tanpa aturan yang benar dapat membuat luka menjadi semakin parah dan luka akan semakin dalam. Jika 3 cara diatas sudah dilakukan tetapi luka belum kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter. Luka bernanah harus ditangani dengan benar agar cepat kering dan sembuh supaya terhindar dari risiki komplikasi. 

Demikian Cara Merawat Luka Bakar, Diabetes, Bernanah Yang Baik dan Aman Agar Tidak Infeksi yang bisa kamu lakukan dirumah. Jika luka tidak kunjung sembuh disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter terdekat. Semoga bermanfaat. 

Posting Komentar untuk "Cara Merawat Luka Bakar, Diabetes, Bernanah yang Baik dan Aman Agar Tidak Infeksi"